Jakarta, 15 Oktober 2016 – Indonesian Diaspora Network (IDN) Global bekerjasama dengan Indonesian Diaspora Business Council (IDBC) menggelar event bertajuk Indonesian Diaspora Business Forum (IDBF) “Connecting Opportunities Towards Shared Prosperity” pada 10 Oktober 2016 lalu di Puri Ratna Hall Sahid Jaya Hotel Jakarta.

Event ini resmi dibuka melalui perayaan simbolis pemukulan gong oleh Chairman IDN Global Dino Patti Djalal, Chairman IDBC Edward Wanandi, Presiden IDN Global Ebed Litaay dan juga Staf Ahli Kementerian Luar Negeri Niniek Kun Naryatie. Dalam sambutannya, Chairman IDN Global yang juga mantan Dubes AS Dino Patti Djalal mengapresiasi para entrepreneur diaspora Indonesia yang sukses mengembangkan bisnis di luar negeri. Beliaupun berharap, dengan adanya event IDBF ini maka para pengusaha diaspora Indonesia bisa saling bersinergi satu sama lain serta mendorong para pengusaha lokal untuk mengembangkan ekspansi bisnisnya di luar negeri. Selain itu, IDBF 2016 juga turut menghadirkan raja properti yang juga diaspora Indonesia di Australia Iwan Sunito. Melalui pidatonya Iwan Sunito menyampaikan tips singkatnya terkait kesuksesannya dalam berbisnis properti.

IDBF 2016 mencakup kegiatan exhibition-talkshow-business matching dan dihadiri sekitar 500 pengusaha diaspora Indonesia dari seluruh dunia. Talkshow sesi pertama bertajuk “Getting to Know The Potential of Diaspora Entrepreneurship” dengan menghadirkan para pembicara diaspora entrepreneur dari berbagai negara seperti Fify Manan (AS), Mahdi Musa (Timur Tengah), Yenni Thamrin (Tiongkok), Suliyati Sunaryo (Australia) serta pembicara lain seperti Direktur Divisi Internasional BNI Rahmad Hidayat, Presiden HIPPI-UMKM Suryani Motik, dan juga mantan Ketua Kadin Suryo Sulistyo. Kemudian dalam Talkshow sesi kedua dengan tema “The Role of Diaspora to Promote World Class Innovation in Indonesia” menghadirkan sejumlah pembicara di antaranya CEO PT Arya Citra Graha Cosmas Gozali dan Managing Director PT Inovasi Mitra Solusindo Abimanyu Wachjoewidajat.

Di sela-sela talkshow, IDBF 2016 juga turut memfasilitasi business matching antar sejumlah institusi, di antaranya BNI-IDN Global untuk meningkatkan jumlah nasabah di luar negeri, Jovian Fashion Malaysia-Matahari Mall.com, serta Elmwood Australia-ASLI (Asosiasi Senior Living Indonesia). Acara kemudian ditutup dengan penganugerahan gelar Mr and Miss Diaspora 2016.

IDBF 2016 juga menggelar strategic meeting dengan tema “How Diaspora Can Help With The Investment and Economic Growth in Indonesia” untuk membahas tantangan dan peluang seperti apa yang dihadapi diaspora entrepreneur untuk memajukan perekonomian Indonesia. Dari hasil strategic meeting yang dipimpin langsung oleh Chairman IDN Global Dino Patti Djalal dan Chairman IDBC Edward Wanandi maka disimpulkan perlu adanya pembuatan database para pengusaha diaspora Indonesia, memaksimalkan potensi desk diaspora di BKPM dan Kementerian Perdagangan, serta meningkatkan peran diaspora Indonesia sebagai market intelligence.

Indonesian Diaspora Business Forum (IDBF) “Connecting Opportunities Towards Shared Prosperity” digelar dan disponsori oleh Bank Negara Indonesia (BNI) serta didukung oleh sejumlah organisasi dan lembaga pemerintahan di antaranya Kementerian Luar Negeri, Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI), Kadin, KIKAS, serta Apindo. 

AKTIFITAS LAINNYA